Member-only story
Story of how mediocrity kills us
Seperti yang pernah gue tulis di artikel ini, pandemi COVID-19 hanya memperjelas masalah yang telah lama ada.
Gue percaya banyak hal bisa ditanggulangi apabila saat kondisi normal segala prioritas diupayakan dengan baik, tidak ada politik tai kucing yang mementingkan diri sendiri dan golongan melainkan hanya mengutamakan yang terbaik bagi kemajuan semua.
Saat pandemi seperti sekarang, raksasa seperti XXI mendisrupsi dirinya sendiri dengan menayangkan anime yang dibawa distributor pihak saingan. Lalu bagaimana nasib dari bioskop-bioskop yang menolak menajamkan positioningnya? Yang tidak ingin menunjukan bahwa mereka menayangkan film-film yang berbeda, dan hanya mempromosikan film-film yang jelas-jelas sudah pasti akan ramai oleh penonton. Di saat seperti ini kegelisahan gue pribadi ketika sempat bekerja di lingkungan yang tidak peka terhadap keilmuan (pemasaran) dan industri yang dijalankan terjawab.
Gue gak mau membahas terlalu detail mengenai hal ini. Gue cuma berharap bisa jadi lebih baik lagi. Lepas dari kesemenjanaan agar saat sewaktu-waktu di saat krisis gue bisa menanggulangi dengan baik.